Jumat, 15 September 2017


Perjalanan nasib seseorang memang tidak ada yang tahu sebelumnya. Setidaknya, keyakinan dan usaha untuk mengubah nasib menyediakan seribu kemungkinan – yang boleh jadi tidak pernah kita bayangkan. Tapi kuasa Allah menjadikan semua hal mungkin. Semua orang berpotensi gagal, tapi juga berpotensi sukses dalam hidupnya. Eka Lesmana, seorang blogger yang berpenghasilan puluhan – ratusan juta perbulan, mungkin di masa-masa sulit hidupnya, tak menyangka bisa meraih kesuksesan seperti sekarang. Yang ia lakukan adalah berusaha dan berusaha dengan full keyakinan akan sukses. Ngeblog, ngeblog, ngeblog dan ngeblog, sambil terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuhan, itu yang ia lakukan. Selalu berusaha menjadi lebih baik dari hari sebelumnya. Ketika kesuksesan tiba, ia tak pelit berbagi ilmu.

Ketika masih kecil Eka Lesmana termasuk anak yang sudah hidup prihatin. Ia hidup bersama kakek neneknya. Pada waktu kelas 4 SD, ibu tercintanya meninggal dunia. Ayahnya menikah lagi dua tahun kemudian dengan seorang wanita. Itu pun tak membuat hidup Eka membaik. Ayahnya malah tidak diketahui keberadaannya. (Mirip kisah hidup saya, gan. Ayah saya meninggalkan rumah ketika saya berumur 2 tahun, sehingga sampai saat ini saya tak tahu gimana raut wajah ayah saya. Bedanya saya masih mempunyai ibu yang sangat bertanggungjawab, banting tulang menghidupi saya, dan tak pernah menikah lagi – Ena Rs).

Karena kekurangan biaya, pendidikan Eka Lesmana cuma sampai tamat SMP. Itu pun dilakukannya dengan susah payah. Setelah lulus SMP, ia kerja serabutan, apa saja asal jadi uang untuk menghidupi dirinya dan meringankan beban kakek-neneknya yang memang hidupnya pun susah. Ia pernah ikut angon bebek milik pamannya, tapi itu pun tak berlangsung lama karena bebeknya sering hilang.

Setelah gagal angon bebek (hehe), Eka Lesmana diajak bibinya bekerja di Solo. Kerja di pabrik dan pekerjaan lainnya, serabutan yang penting halal. Nah, satu saat ia diajak mandornya pindah kerja ke Jogja karena ia dianggap bagus kerjanya. Maka, goodby Solo, Eka Lesmana menuju Jogja. Gajinya di tempat kerja dinaikan menjadi 1,3 juta.

Di Jogja inilah Eka Lesmana mulai berkenalan dengan dunia IM (Internet Marketing). Berawal dari percakapannya dengan seorang pelanggan tempat ia bekerja. Pelanggannya yang wanita itu sering belanja dengan jumlah yang banyak.

Seperti ditulis oleh Eka Lesmana sendiri di Komunitas Publisher Indonesia, beginilah percakapannya:

Ane (Eka Lesmana) : “Punya toko sendiri ya, mbak….?”
Mbaknya (Si Pelanggan) : “Ya iya mas, tapi kecil-kecilan, kok…”
Ane : “Belinya banyak gitu, pasti toko gede, mbak?”
Mbaknya : “Saya jualan online, kok, mas… jadi lumayan banyak yang beli, dari luar pulau malah yang banyak..”
Ane : “Pake facebook itu ya Mbak? (Pasti nanyanya dengan tampang culun, hehe – +author)
Mbaknya : “Facebook iya, tapi masih di mayoritas pake website mas…”
Ane : “Website itu apa to mbak..?” (Aduh tambah culun saja – +author)
Mbaknya : “Ya, kaya toko gini mas, tapi toko online, coba masnya browsing-browsing, cari tahu tentang apa itu website atau apa itu toko online..”
Ane : “Ok, ok, dech mbak, carinya di google itu yah?” (Lha iya, masa cari website di sungai, hehe – +author).
Mbaknya : “Iya, Mas…”

Eka Lesmana Mulai Belajar IM

Itu percakapan bersejarah bagi Eka Lesmana. Pikirannya bertanya, “kok bisa yah, jualan produk lewat online. Apa ane juga bisa kaya Mbaknya, lha wong apa-apa ga mudeng blass.” .Tertarik dengan Si Mbak yang belanja barang banyak untuk dijual secara online, ia mulai menyambangi warnet. Belajar tentang membuat toko online.

Tiap hari Eka Lesmana ke warnet. Hampir 3 bulan ia habiskan waktunya 3-4 jam/hari di warnet, belajar
membuat toko online. Setelah mengumpulkan modal ia membeli laptop merek BYON. Setelah dengan susah payah karena keterbatasan pengetahuan dan tak ada yang membimbing, akhirnya ia bisa membuat toko online. Seneng, tapi tak ada visitor yang membuka websitenya. Ia kemudian dengan tekun belajar kembali bagaimana caranya mendatangkan visitor. Bulan ke-5 toko onlinenya mulai ada pembeli.

Ketika toko onlinenya mulai mendatangkan hasil, ia merasakan kejenuhan dan mulai melirik bisnis online yang lain, tapi banyak tertipunya.Tapi tak dijadikan putus asa, justru hal itu dijadikan pembelajaran yang berharga di dunia internet.

Mulai Mengenal Google Adsene

Ada seorang pelanggan yang datang ke tempat kerjanya. Sayang Eka Lesmana tak menyebutkan siapa-siapanya. Hanya ia merasa orang itu sebagai guru adsense-nya. Dari orang itu ia tahu bahwa dari google adsense bisa menghasilkan uang sampai puluhan juta

Mulailah Eka Lesmana belajar Google Adsense (GA). Berbagai kendala tak membuatnya patah semangat. Pelan tapi pasti ia mulai menguasai google adsense. Toko onlinenya ia jual pada orang lain. Ia menemukan gaya dan strategi yang sederhana tapi jitu dalam GA. Penghasilan awalnya ia mendapatkan 100-200 dollar perbulan. Lumayan

Suatu hari ia bertemu lagi dengan orang yang mengenalkannya pada dunia GA. Ternyata sang guru tersebut memiliki penghasilan dari GA 10.000 dollar perbulan. Eka Lesmana langsung terlecut semangatnya. Ia Full time menjadi blogger.

Ketekunan dan fokus selalu mendatangkan hasil yang sebanding. Kini, setelah proses panjang belajar toko online, GA, pernah tertipu, akhirnya ia berpenghasilan ratusan juta rupiah dari GA. Ia jadi jutawan adsense.

Yang harus menjadi catatan ita adalah Eka Lesmana hanya lulusan SMP. Karena ketekunan ia bisa sukses seperti sekarang ini. Kita yang pendidikannya lebih tinggi dari Eka Lesmana seharusnya merasa malu dan termotivasi untuk sukses seperti dia.

Semoga kisah ini menginspirasi semua. Dari dunia blogger pun bisa sukses dan hidup layak. Semoga kita belajar dari Kisah Sukses Blogger Eka Lesmana.

Kamis, 14 September 2017

Seorang penulis, Thomas Corley mengadakan penelitian tentang kebiasaan sehari-hari dari orang kaya dan orang miskin. Berdasarkan 233 responden dari orang kaya dan 128 dari orang miskin, ia akhirnya menemukan 6 kebiasaan orang sukses yang dilakukan setiap hari. Jadi, jika kamu mau sukses, ayo simak dan tiru kebiasaan ini.



1. Bangun 3 Jam Sebelum Jam Kerja

Saat hari masih sangat pagi, orang sukses sudah bangun dan mulai bersiap-siap untuk menyambut hari baru. Berdasarkan penelitian, 44% orang sukses bangun 3 jam sebelum jam kerja dimulai. Hal ini dilakukan agar mereka dapat memiliki cukup waktu untuk bersiap-siap dan menenangkan diri sehingga dapat memulai kerja dengan kondisi yang tenang. Selain itu dengan bangun lebih pagi, kesempatan yang bisa mereka dapatkan lebih banyak karena waktunya juga lebih banyak.

2. Memiliki Target Harian
Orang yang sukses tidak memikirkan berapa lama ia harus bekerja hari ini, atau memikirkan kapan liburan tiba. Setiap harinya, sebelum hari dimulai, orang sukses sudah banyak berpikir tentang bagaimana cara membuat harinya produktif atau bagaimana cara menyelesaikan semua pekerjaan yang menantinya hari ini. Semua hal yang harus dilakukannya hari ini sudah diatur dengan jelas pada hari sebelumnya, jadi mereka tinggal menyesuaikan saja.

3. Tidak Pernah Berhenti Belajar

Ciri-ciri orang sukses yang paling terlihat adalah keinginannya untuk selalu belajar. Belajar disini tidak dalam bentuk sekolah, tetapi proses pembelajaran bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan dari siapa saja. Hal baru selalu tersedia di segala tempat, itulah yang mendorong orang sukses untuk terus belajar.

Semakin sering kamu belajar, maka kamu akan semakin pintar dan wawasan semakin luas. Dengan memiliki wawasan yang luas, kamu bisa berkomunikasi dan melakukan banyak hal loh. Jadi saat kesempatan itu datang, kamu bisa segera mengambilnya karena kamu memiliki wawasan tentang hal itu.

4. Menambah Jaringan Pertemanan
Kebiasaan yang satu ini seringkali dianggap tidak penting dan hanya membuang waktu saja, namun sebenarnya dengan menambah jaringan pertemanan, maka kesempatan untuk meraih sukses semakin besar. Kebanyakan orang cenderung melakukan bisnis dengan orang yang dipercaya. Dengan membangun relasi yang baik dengan orang lain, maka tingkat kepercayaan orang terhadap kamu akan semakin tinggi, jadi kemungkinan kamu untuk sukses semakin besar. Hal inilah yang dilakukan oleh para orang sukses. Mereka mau meluangkan waktu mereka untuk menambah dan menjaga relasi baik dengan orang lain karena mereka paham tentang betapa besarnya pengaruh teman dalam kesuksesan.

5. Bergaya Hidup Sehat

Kesehatan memiliki dampak yang secara tidak langsung berpengaruh pada kesuksesan. Dengan tubuh yang sehat, maka pikiran lebih tenang sehingga banyak ide yang bisa membuat kamu mampu meraih kesuksesanmu. Selain itu dengan menjalani gaya hidup yang sehat, kamu akan lebih jarang sakit, sehingga kamu bisa lebih produktif dalam bekerja. Orang yang sukses akan pergi berolahraga setelah pulang kerja. Mereka akan pergi ke pusat kebugaran untuk berolahraga dan juga menambah jaringan pertemanan.

6. Lebih Banyak Membaca Daripada Nonton TV
Proses pembelajaran yang paling populer adalah dengan membaca, karena saat membaca, otak mengulang apa yang kita baca sehingga informasi akan lebih mudah diingat. Tidak heran bahwa mambaca menjadi salah satu cara untuk menambah wawasanmu. Sebenarnya dengan menonton TV, kamu juga bisa mempelajari sesuatu, tetapi orang cenderung mencari tontonan yang berupa hiburan dan TV sering menayangkan program yang tidak mendidik sehingga menonton TV malah membuang waktumu.